6 Views
Share
Read Time:4 Minute, 2 Second

Hallo sobat Delokal…!

Hari ini dunia sedang menghadapi wabah pandemi covid-19 yang memberikan dampak cukup besar kepada seluruh sektor bisnis di dunia.

Menurut hasil survey yang beredar, sektor pariwisata adalah salah satu sektor bisnis yang terdampak langsung covid-19. Tak bisa dipungkiri dalam bisnis pariwisata memang dibutuhkan interaksi antar manusia dan berkumpulnya kerumunan di suatu destinasi, sehingga ketika ada pembatasan atas hal-hal tersebut maka bisnis ini tidak mampu berbuat apa-apa. World Travel & Tourism Council (WTTC)  memprediksi akibat wabah pandemi covid-19 ini dapat memangkas 50 juta pekerjaan di seluruh dunia dalam Industri Perjalanan dan Pariwisata, Asia terkena dampak terburuk dengan kisaran 30 juta pekerja.

hmmm…. Kebayang gak sih sobat Delokal kira-kira mereka bakalan berkerja apa setelahnya?

Ternyata tidak berhenti di sana saja nih sobat delokal, Industri Pariwisata juga diketahui menjadi sektor bisnis yang paling awal terdampak wabah covid-19 dan juga yang paling besar memiliki potensi penularan dalam aktivitasnya, hal ini yang menyebabkan kondisi industri pariwisata saat ini menjadi yang terpuruk. Situasi ini yang nantinya mengancam keberlangsungan UKM yang presentasi jumlahnya adalah 80% dalam industri ini, dikarenakan mereka adalah target yang rentan dan tidak memiliki pondasi finansial yang kokoh.

Oleh karna itu semua yang terjadi saat ini adalah PR kita bersama ,diperluka sinegritas antara Pemerintah dan seluruh pelaku Industri menengah keatas dalam memberikan solusi dan innovasi yang nantinya dapat bermanfaat untuk sahabat-sahabat kita yang terdampak langsung, sehingga keberlangsungan ekonomi di negara kita bisa bertahan bahkan kita mampu bangkit dengan cepat setelah semuanya kondusif.

Oiya sobat Delokal…. Ngomong-ngomong soal inovasi, sekarang sudah banyak lho pelaku-pelaku start up yang ber-inovasi mengikuti perkembangan pandemi covid-19 yang bertujuan menjadi solusi ketika pandemi bahkan pasca pandemi. Nah terlepas dari berbagai start up yang berinovasi, ada juga start up yang bergerak dalam bidang pariwisata yang ikut ambil andil untuk perbaikan ekonomi di sektor pariwisata nih. Yuk kenalan lebih jauh dengan program delokal.id !

Team Delokal sedang menyiapkan formulasi pasca pandemi guna percepatan pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata.

Untuk saat ini team delokal.id sedang melakukan validasi dan penelitian tentang dampak langsung dan tidak langsung pandemi covid-19 di sektor pariwisata, yang harapannya setelah semua data terkumpul team delokal.id bisa langsung menerapkan ke sektor-sektor pariwisata yang membutuhkan. Hingga saat ini team delokal.id menyadari banyak UKM di sektor pariwisata dalam hal ini adalah pariwisata berbasis masyarakat yang sudah tidak mampu untuk bertahan dan beberapa diantaranya bahkan sudah terpaksa untuk ditinggalkan. Ini bukan soal yang mudah untuk membangkitkan sektor pariwisata berbasis masyarakat yang sudah tidak berdaya, dilain sisi mereka sudah tidak memiliki pondasi finansial yang kuat di tambah lagi dengan pola pariwisata yang tidak menentu pasca pandemi.

hmmm… gmn nih sobat delokal ? kira-kira apa sih yang mampu kita perbuat untuk mereka?

Wow! ternyata mungkin bagi pelaku di sektor pariwisata berbasis masyarakat yang hanya menjadi pekerjaan sampingan mereka masih mampu hidup dengan pekerjaan tetap mereka, namun lain cerita bagi sahabat-sahabat kita yang menjadikan sektor pariwisata berbasis masyarakat sebagai pendapatan utamanya, banyak dari mereka yang bingung bagaimana cara untuk menyambung hidup.

Sahabat delokal pengen tahu gak sih gimana suara dari sahabat-sahabat kita pelaku pariwisata berbasis masyarakat yang telah team delokal rangkum? tunggu ya! di part selanjutnya kita akan hadirkan.

” Pengangguran dan kebangkrutan usaha akan mengakibatkan krisis sosial dan ekonomi ”

Pariwisata termasuk industri besar di negara kita, karnanya juga devisa negara Indonesia terus meningkat, tapi apa jadinya jika industri yang besar ini dengan banyaknya pelaku yang terlibat didalamnya tidak mampu menggantungkan hidup di sini?, tidak salah jika krisis sosial dan ekonomi terjadi. Namun terlepas dari hal-hal tersebut ada banyak cara yang bisa kita inovasikan dan perbuat untuk meredam kemungkinan terburuk.

Menurut data yang berhasil dihimpun ternyata ada juga beberapa kebijakan perusahaan-perusahaan akomodasi dan pariwisata yang mana harus dilakukan demi kebaikan bersama karna besarnya dampak covid-19 terhadap usaha mereka, diantaranya adalah pekerja harian dirumahkan, tidak menerima pekerja magang, tidak memperpanjang kontrak karyawan, mewajibkan karyawan untuk mengambil cuti/day off dan lain-lain.

Presiden kita bapak Jokowidodo juga memberikan pesan kepada seluruh elemen masyarakat agar menanggapi serius persoalan pandemi covid-19 ini agar penyebarannya dapat di kontrol dan terselesaikan. Oleh karna itu beliau sempat berpesan kepada seluruh jajaran termasuk jajaran di sektor pariwisata untuk mengalihkan fokus ke kesehatan masyarakat/penanganan covid-19, social safty net, dan incentive kepada dunia usaha. Arahan presiden ini juga yang mendasari kewaspadaan dan kesiapan dunia usaha dalam menyikapi dampak covid-19 di negara kita.

Sobat delokal dimanapun kalian berada, yuk sama-sama kita berkontribusi dalam melawan covid-19 dengan tetap membatasi kegiatan diluar rumah dan interaksi ke orang lain, kita mungkin juga bisa memberikan bantuan kepada tetangga dan saudara-saudara kita yang terpaksa tidak memiliki pekerjaan karna dampak pandemi ini.

okedeh sobat delokal…. mungkin kita akan membahas lebih banyak lagi antara dunia pariwisata, ekonomi dan covid-19 di artikel berikutnya!

stay safe and let’s fight Covid-19!

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu